<p data-end="636" data-start="0">Peningkatan mutu pendidikan merupakan salah satu prioritas utama Pemerintah Kabupaten Badung dalam mewujudkan sumber daya manusia yang unggul, berdaya saing, dan mampu menghadapi tantangan perkembangan zaman. Dalam era transformasi digital saat ini, pengelolaan data pendidikan yang akurat, lengkap, dan terintegrasi menjadi kebutuhan yang sangat penting sebagai dasar perencanaan, pengambilan kebijakan, serta evaluasi program pendidikan. Oleh karena itu, penguatan sistem pendataan pendidikan melalui Data Pokok Pendidikan (Dapodik) terus dilakukan secara berkelanjutan oleh Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Badung. Sebagai wujud komitmen tersebut, telah sukses dilaksanakan kegiatan <strong data-end="767" data-start="706">Sosialisasi Penguatan DAPODIK Kabupaten Badung Tahun 2026</strong> yang berlangsung pada tanggal 11 Maret 2026 bertempat di <strong data-end="851" data-start="825">Grand Mega Resort Kuta</strong>. Kegiatan ini dihadiri oleh sebanyak 70 peserta yang terdiri dari para Operator Dapodik jenjang Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) se-Kabupaten Badung. Kehadiran para operator ini menjadi sangat penting karena mereka merupakan ujung tombak dalam proses pengelolaan, pembaruan, dan validasi data pendidikan di satuan pendidikan masing-masing.</p> <p data-end="1878" data-start="1214">Acara sosialisasi dibuka secara resmi oleh <strong data-end="1288" data-start="1257">Agus Ariana Eka Putra, S.H.</strong> selaku Jabatan Fungsional (JF) Pengembang Teknologi Pembelajaran pada Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Badung. Dalam sambutannya disampaikan bahwa data pendidikan yang berkualitas merupakan fondasi utama dalam penyusunan berbagai kebijakan strategis di sektor pendidikan. Data yang tersimpan dalam sistem Dapodik tidak hanya digunakan untuk kebutuhan administrasi, tetapi juga menjadi acuan penting dalam penyaluran berbagai program pemerintah, seperti bantuan operasional sekolah, perencanaan kebutuhan guru, hingga berbagai program peningkatan mutu pendidikan lainnya. Lebih lanjut disampaikan bahwa keberhasilan pengelolaan Dapodik sangat bergantung pada komitmen dan ketelitian para operator sekolah dalam melakukan input serta pembaruan data secara berkala. Oleh karena itu, melalui kegiatan sosialisasi ini diharapkan para operator dapat semakin memahami pentingnya menjaga akurasi, kelengkapan, dan validitas data yang diinput ke dalam sistem Dapodik. Dengan demikian, data yang dihasilkan benar-benar mencerminkan kondisi riil satuan pendidikan di lapangan.</p> <p data-end="2826" data-start="2376">Kegiatan ini menghadirkan narasumber dari Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Bali, yaitu <strong data-end="2517" data-start="2479">Made Dwi Prasetya Adi Putra, S.Si.</strong> Dalam pemaparannya, beliau memberikan penjelasan secara komprehensif mengenai berbagai aspek penguatan pengelolaan data Dapodik, mulai dari kebijakan terbaru terkait sistem pendataan pendidikan, mekanisme validasi data, hingga pentingnya integrasi data dalam mendukung program Satu Data Pendidikan Indonesia. Selain penyampaian materi, kegiatan sosialisasi ini juga menjadi forum diskusi interaktif antara narasumber dengan para operator sekolah. Para peserta diberikan kesempatan untuk menyampaikan berbagai kendala yang dihadapi dalam proses pengelolaan Dapodik di lapangan, seperti proses sinkronisasi data, pemutakhiran data peserta didik, serta pengelolaan data tenaga pendidik dan kependidikan. Melalui diskusi tersebut diharapkan dapat ditemukan solusi bersama sehingga pengelolaan data pendidikan dapat berjalan lebih optimal.</p> <p data-end="3762" data-start="3355">Melalui kegiatan Sosialisasi Penguatan DAPODIK ini, Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Badung menegaskan kembali komitmennya dalam membangun tata kelola data pendidikan yang akurat, transparan, dan berintegritas. Penguatan kapasitas para operator sekolah diharapkan mampu meningkatkan kualitas data pendidikan yang pada akhirnya akan mendukung penyusunan kebijakan yang lebih tepat sasaran. Ke depan, sinergi antara pemerintah daerah, satuan pendidikan, serta seluruh pemangku kepentingan di bidang pendidikan akan terus diperkuat guna mewujudkan ekosistem data pendidikan yang terintegrasi dan berkelanjutan. Dengan data yang valid dan terpercaya, berbagai program pembangunan pendidikan dapat dirancang secara lebih efektif demi meningkatkan kualitas layanan pendidikan bagi seluruh masyarakat Kabupaten Badung. Momentum kegiatan ini juga menjadi pengingat bahwa setiap data yang diinput bukan sekadar angka dalam sistem, melainkan representasi nyata dari kondisi pendidikan di lapangan. Oleh karena itu, integritas dalam pengelolaan data menjadi tanggung jawab bersama demi mendukung kemajuan pendidikan di Kabupaten Badung sekaligus berkontribusi terhadap pembangunan pendidikan nasional.</p> <p data-end="4807" data-start="4568">Dengan semangat kolaborasi dan komitmen bersama, diharapkan pengelolaan Dapodik di Kabupaten Badung semakin kuat dan berkualitas, sehingga mampu menjadi fondasi yang kokoh dalam mewujudkan pendidikan yang maju, inklusif, dan berkelanjutan.</p> <p data-end="4829" data-is-last-node="" data-is-only-node="" data-start="4809"><strong data-end="4829" data-is-last-node="" data-start="4809">Salam Satu Data.</strong></p>
Sosialisasi Penguatan Dapodik Tahun 2026
12 Mar 2026