<p>Upaya menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan di wilayah Kecamatan Kuta Utara terus diperkuat melalui kegiatan korvei yang kini diintensifkan oleh Pemerintah Kabupaten Badung. Langkah ini menjadi bagian nyata dari komitmen dalam mendukung Aksi Percepatan Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber (ASPER PSBS), yang menekankan pentingnya pengelolaan sampah sejak dari hulu. Melalui pendekatan kolaboratif dan berkelanjutan, kegiatan ini diharapkan mampu menciptakan lingkungan yang lebih sehat, tertib, dan berdaya guna bagi seluruh masyarakat.</p> <p>Dalam pelaksanaannya, kegiatan korvei melibatkan sebanyak 25 orang pegawai Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Badung yang dikoordinasikan langsung oleh Sekretaris Dinas. Keterlibatan Disdikpora dalam kegiatan ini menunjukkan bahwa tanggung jawab terhadap kebersihan lingkungan bukan hanya menjadi tugas satu instansi saja, melainkan merupakan gerakan bersama lintas sektor. Para pegawai tidak hanya berperan sebagai pelaksana lapangan, tetapi juga sebagai agen edukasi yang memberikan pemahaman kepada masyarakat dan pelaku usaha.</p> <p>Fokus utama pengawasan dalam kegiatan ini adalah pelaku usaha di sektor hotel, restoran, dan kafe (Horeka), yang memiliki kontribusi signifikan terhadap produksi sampah, khususnya limbah non-organik dan sisa makanan. Tim korvei melakukan pemantauan langsung terhadap penerapan standar pengelolaan limbah, termasuk ketersediaan sarana pemilahan sampah. Dalam beberapa kasus, masih ditemukan unit usaha yang belum memenuhi standar tersebut, sehingga diberikan teguran sekaligus pembinaan agar segera melakukan perbaikan.</p> <p>Kegiatan ini juga dilaksanakan secara terpadu bersama petugas dari Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK), pihak kelurahan setempat, serta unsur keamanan adat seperti Pecalang Br. Anyar Kelod. Sinergi antarinstansi dan elemen masyarakat ini menjadi kekuatan utama dalam memastikan efektivitas pengawasan di lapangan. Selain melakukan inspeksi, tim juga memberikan edukasi secara langsung mengenai pentingnya pemilahan sampah, pengurangan penggunaan plastik sekali pakai, serta pengelolaan limbah yang ramah lingkungan.</p> <p>Kehadiran Disdikpora dalam kegiatan korvei yang dilaksanakan secara rutin setiap hari Jumat diharapkan dapat membentuk pola pembinaan yang berkelanjutan. Konsistensi ini menjadi kunci dalam menumbuhkan kesadaran kolektif, baik di kalangan pelaku usaha maupun masyarakat umum. Dengan adanya pendampingan yang berkesinambungan, diharapkan setiap pihak dapat beradaptasi dan menerapkan praktik pengelolaan sampah yang lebih baik secara mandiri.</p> <p>Lebih jauh, kegiatan ini tidak hanya berdampak pada kebersihan lingkungan semata, tetapi juga berkontribusi terhadap peningkatan kualitas hidup masyarakat Kabupaten Badung secara keseluruhan. Lingkungan yang bersih dan sehat akan mendukung sektor pariwisata, meningkatkan kenyamanan, serta mengurangi risiko gangguan kesehatan akibat pengelolaan limbah yang tidak tepat.</p> <p>Melalui komitmen dan kolaborasi yang terus diperkuat, Disdikpora Kabupaten Badung bersama seluruh pemangku kepentingan optimis bahwa program pengelolaan sampah berbasis sumber dapat berjalan efektif dan berkelanjutan. Upaya ini sekaligus menjadi langkah strategis dalam mewujudkan Badung sebagai daerah yang bersih, hijau, dan berdaya saing tinggi di masa depan.</p>
Penguatan Korvei Lingkungan di Kuta Utara, Disdikpora Badung Dukung Percepatan Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber
22 Apr 2026