<p>Pada Jumat, 17 April 2026, Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Badung kembali mengintensifkan kegiatan korvei kebersihan lingkungan yang kali ini dipusatkan di wilayah Desa Pererenan. Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan Pemerintah Kabupaten Badung dalam mendukung Aksi Percepatan Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber (ASPER PSBS). Kehadiran langsung Kepala Disdikpora Kabupaten Badung, I Gusti Made Dwipayana, SH., M.Si., dalam kegiatan ini menjadi wujud nyata keseriusan pemerintah daerah dalam mendorong perubahan pola pengelolaan sampah yang lebih bertanggung jawab.</p> <p>Sebanyak 25 pegawai Disdikpora dikerahkan dalam kegiatan ini dengan fokus utama melakukan pengawasan terhadap pelaku usaha di sektor Hotel, Restoran, dan Kafe (Horeka). Sektor ini menjadi perhatian khusus mengingat kontribusinya terhadap volume sampah, baik organik maupun non-organik. Dalam pelaksanaannya, tim turun langsung ke lapangan untuk memastikan setiap unit usaha telah menerapkan standar pemilahan sampah sesuai ketentuan yang berlaku.</p> <p>Kegiatan korvei ini tidak dilaksanakan secara mandiri, melainkan melalui kolaborasi lintas sektor yang melibatkan petugas dari Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK), perangkat desa, serta unsur masyarakat setempat. Sinergi ini menjadi kekuatan utama dalam memastikan efektivitas pengawasan sekaligus memperluas jangkauan edukasi kepada masyarakat dan pelaku usaha. Pendekatan yang dilakukan tidak hanya bersifat pengawasan, tetapi juga pembinaan melalui pemberian edukasi secara langsung mengenai pentingnya pemilahan sampah sejak dari sumbernya.</p> <p>Dalam kegiatan tersebut, tim juga memberikan teguran kepada beberapa unit usaha yang belum memenuhi standar pengelolaan sampah, khususnya dalam hal penyediaan fasilitas pemilahan. Teguran ini disampaikan secara persuasif dan disertai dengan arahan yang jelas agar pelaku usaha dapat segera melakukan perbaikan. Hal ini menunjukkan bahwa pendekatan yang dilakukan tidak hanya berorientasi pada penegakan aturan, tetapi juga pada upaya peningkatan kesadaran dan perubahan perilaku.</p> <p>Pelaksanaan kegiatan secara rutin setiap hari Jumat menjadi strategi penting dalam menciptakan pola pembinaan yang berkelanjutan. Konsistensi ini diharapkan mampu membangun kebiasaan baik, baik di kalangan pelaku usaha maupun masyarakat umum. Dengan adanya pendampingan yang terus-menerus, diharapkan setiap pihak dapat secara mandiri menerapkan sistem pengelolaan sampah yang lebih baik dan ramah lingkungan.</p> <p>Lebih dari sekadar menjaga kebersihan, kegiatan ini juga memiliki dampak luas terhadap kualitas hidup masyarakat. Lingkungan yang bersih dan sehat akan mendukung aktivitas ekonomi, khususnya di sektor pariwisata yang menjadi andalan Kabupaten Badung. Selain itu, pengelolaan sampah yang baik juga dapat mengurangi risiko pencemaran lingkungan serta dampak negatif terhadap kesehatan masyarakat.</p> <p>Melalui kegiatan ini, Disdikpora Kabupaten Badung menegaskan komitmennya untuk terus berperan aktif dalam mendukung program-program strategis daerah, termasuk dalam bidang lingkungan hidup. Dengan semangat kolaborasi dan kepedulian bersama, diharapkan terwujud lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan.</p> <p>Ke depan, upaya seperti ini akan terus diperkuat dan diperluas agar mampu menjangkau lebih banyak wilayah serta melibatkan lebih banyak elemen masyarakat. Dengan demikian, tujuan besar dalam menciptakan Badung yang bersih, hijau, dan berkualitas dapat terwujud secara nyata dan berkelanjutan.</p>
Badung Bergerak: Akselerasi Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber di Desa Pererenan
22 Apr 2026