<p data-end="521" data-start="87">Semangat pelestarian budaya Bali terus ditanamkan kepada generasi muda sejak usia dini melalui kegiatan Gebyar PAUD Seni Budaya Kreasi Bernuansa Hindu Tahun 2026 yang digelar di Wantilan DPRD Puspem Badung, Selasa (26/5/2026). Kegiatan yang berlangsung meriah tersebut menjadi wadah bagi anak-anak Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Bernuansa Hindu untuk menampilkan kreativitas, bakat seni, serta kecintaan mereka terhadap budaya Bali.</p> <p data-end="844" data-start="523">Kegiatan yang diselenggarakan oleh Himpunan PAUD Bernuansa Hindu (Himpandu) Kabupaten Badung ini mengusung tema “Seni Kreasi Budaya PAUD Bernuansa Hindu”. Sebanyak 21 lembaga PAUD Bernuansa Hindu dari seluruh Kabupaten Badung turut ambil bagian dan menampilkan berbagai pertunjukan seni budaya yang memukau para penonton.</p> <p data-end="1245" data-start="846">Sejak acara dimulai, suasana Wantilan DPRD Puspem Badung dipenuhi semangat dan antusiasme anak-anak yang tampil mengenakan busana adat Bali dengan warna-warni yang indah dan menarik. Meski masih berusia dini, para peserta mampu tampil penuh percaya diri di atas panggung. Mereka menunjukkan kemampuan terbaik dalam membawakan berbagai kesenian tradisional Bali yang sarat nilai budaya dan spiritual.</p> <p data-end="1575" data-start="1247">Beragam penampilan seni ditampilkan dalam kegiatan tersebut, mulai dari Tari Puspanjali, Tari Barong, Tari Manuk Rawa, hingga penampilan nyanyian bernuansa keagamaan Hindu. Setiap penampilan berhasil memikat perhatian tamu undangan, guru pendamping, serta para orang tua yang hadir memberikan dukungan kepada putra-putri mereka.</p> <p data-end="1998" data-start="1577">Keceriaan dan semangat anak-anak terlihat jelas selama acara berlangsung. Mereka tidak hanya tampil menghibur, tetapi juga menunjukkan bahwa generasi muda Bali memiliki potensi besar dalam menjaga dan melestarikan budaya daerah. Melalui kegiatan seperti ini, anak-anak diperkenalkan dengan seni dan budaya Bali secara menyenangkan, sehingga nilai-nilai budaya dapat tertanam sejak dini dalam kehidupan mereka sehari-hari.</p> <p data-end="2474" data-start="2000">Ketua Himpunan PAUD Bernuansa Hindu Kabupaten Badung, Drh. Ni Ketut Sri Budiari, S.Pd menyampaikan bahwa kegiatan Gebyar PAUD Seni Budaya Kreasi Bernuansa Hindu ini bertujuan untuk membangun rasa percaya diri anak-anak sekaligus menanamkan kecintaan terhadap budaya lokal sejak usia dini. Menurutnya, pendidikan karakter melalui seni dan budaya sangat penting dalam membentuk generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki identitas budaya yang kuat.</p> <p data-end="2805" data-start="2476">Ia juga menegaskan bahwa pelestarian budaya Bali perlu dilakukan secara berkelanjutan, termasuk melalui pendidikan anak usia dini. Dengan mengenalkan seni tradisional sejak kecil, anak-anak diharapkan mampu tumbuh menjadi generasi yang bangga terhadap budaya sendiri dan siap menjaga warisan leluhur di tengah perkembangan zaman.</p> <p data-end="3081" data-start="2807">Kegiatan ini sekaligus menjadi ajang mempererat silaturahmi antar lembaga PAUD Bernuansa Hindu di Kabupaten Badung. Selain menampilkan kreativitas anak-anak, acara ini juga menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi dalam mendukung pendidikan berbasis budaya dan karakter.</p> <p data-end="3532" data-is-last-node="" data-is-only-node="" data-start="3083">Melalui kegiatan Gebyar PAUD Seni Budaya Kreasi Bernuansa Hindu Tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Badung bersama seluruh elemen pendidikan terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pelestarian budaya Bali melalui dunia pendidikan. Diharapkan kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkesinambungan sebagai upaya membentuk generasi muda yang kreatif, percaya diri, serta tetap menjunjung tinggi nilai-nilai budaya dan kearifan lokal Bali.</p>
PAUD Bernuansa Hindu di Badung Tampil Totalitas Lestarikan Budaya Bali Sejak Dini
27 May 2026