<p data-end="545" data-start="111">Sebagai bentuk komitmen dalam mewujudkan pendidikan yang inklusif dan berkeadilan, Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Badung melalui <strong data-end="324" data-start="274">Sahabat Pendamping dan Aspirasi Inklusi (SAPA)</strong> yang berada di bawah naungan Unit Layanan Disabilitas (ULD), melaksanakan kegiatan Asesmen Perkembangan Psikologi bagi Peserta Didik Berkebutuhan Khusus (PDBK) Kelas VI SD se-Kabupaten Badung pada tanggal 12–13 Mei 2026.</p> <p data-end="997" data-start="547">SAPA merupakan layanan pendampingan yang dihadirkan Disdikpora Kabupaten Badung untuk mendukung terwujudnya pendidikan inklusif melalui pemberian layanan asesmen, pendampingan, konsultasi, serta penguatan aspirasi bagi peserta didik berkebutuhan khusus, orang tua, maupun satuan pendidikan. Kehadiran SAPA menjadi wadah kolaboratif yang memastikan setiap anak memperoleh kesempatan yang setara untuk berkembang sesuai dengan potensi dan kebutuhannya.</p> <p data-end="1546" data-start="999">Mengusung tema <strong data-end="1073" data-start="1014">“Mendampingi Setiap Langkah, Menghargai Setiap Potensi”</strong>, kegiatan asesmen ini menjadi bagian penting dalam mempersiapkan peserta didik berkebutuhan khusus yang akan melanjutkan pendidikan ke jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP). Melalui asesmen yang dilakukan secara profesional, tim SAPA Inklusi berupaya mengidentifikasi kemampuan, karakteristik, potensi, serta kebutuhan khusus yang dimiliki oleh masing-masing peserta didik sebagai dasar dalam memberikan rekomendasi layanan pendidikan yang sesuai pada jenjang berikutnya.</p> <p data-end="1963" data-start="1548">Setiap anak memiliki keunikan dan cara belajar yang berbeda. Oleh karena itu, proses asesmen tidak hanya berfokus pada pengukuran kemampuan akademik, tetapi juga mencakup aspek perkembangan psikologis, sosial, emosional, serta kemampuan adaptasi peserta didik. Hasil asesmen nantinya akan menjadi bahan pertimbangan bagi sekolah dan orang tua dalam menentukan bentuk layanan pendidikan yang paling tepat bagi siswa.</p> <p data-end="2437" data-start="1965">Dalam pelaksanaannya, asesmen dilakukan oleh tenaga ahli psikolog dari ULD SAPA Inklusi Disdikpora Kabupaten Badung. Kegiatan berlangsung secara personal dan interaktif dengan pendekatan yang ramah anak. Berbagai metode digunakan untuk memperoleh gambaran yang komprehensif mengenai kondisi peserta didik, di antaranya wawancara, observasi, tugas menggambar, mencocokkan gambar, serta instrumen psikologis lainnya yang disesuaikan dengan karakteristik masing-masing siswa.</p> <p data-end="2745" data-start="2439">Suasana asesmen dirancang agar peserta didik merasa nyaman dan tidak tertekan selama mengikuti kegiatan. Pendekatan ini memungkinkan para psikolog untuk menggali potensi dan kebutuhan siswa secara lebih mendalam, sehingga rekomendasi yang diberikan benar-benar sesuai dengan kondisi masing-masing individu.</p> <p data-end="3117" data-start="2747">Melalui kegiatan ini, SAPA Inklusi juga berperan sebagai jembatan komunikasi antara sekolah, orang tua, dan tenaga profesional dalam mendukung keberlanjutan pendidikan peserta didik berkebutuhan khusus. Dengan adanya rekomendasi psikologis yang terukur dan objektif, sekolah dapat merancang layanan pembelajaran yang lebih adaptif dan responsif terhadap kebutuhan siswa.</p> <p data-end="3564" data-start="3119">Kegiatan ini mendapat apresiasi positif dari para orang tua peserta didik. Salah satu perwakilan orang tua siswa dari SD Negeri 3 Sempidi menyampaikan harapannya agar program pendidikan inklusi yang didukung oleh SAPA Inklusi dapat terus dikembangkan dan diterapkan secara merata di seluruh jenjang pendidikan, baik SD maupun SMP, sehingga semakin banyak anak berkebutuhan khusus yang memperoleh layanan pendidikan yang sesuai dan berkelanjutan.</p> <p data-end="4095" data-is-last-node="" data-is-only-node="" data-start="3566">Melalui peran <strong data-end="3630" data-start="3580">Sahabat Pendamping dan Aspirasi Inklusi (SAPA)</strong>, Disdikpora Kabupaten Badung terus berupaya menghadirkan layanan pendidikan yang ramah, inklusif, dan berpihak pada kebutuhan setiap peserta didik. Karena pada dasarnya, setiap anak berhak mendapatkan ruang untuk tumbuh, belajar, berkembang, dan bersinar dengan caranya masing-masing. Dengan dukungan seluruh pihak, diharapkan pendidikan inklusif di Kabupaten Badung dapat terus berkembang dan memberikan manfaat yang nyata bagi masa depan generasi penerus bangsa.</p>
SAPA Inklusi Disdikpora Badung Laksanakan Asesmen Psikologi PDBK Kelas VI SD se-Kabupaten Badung
02 Jun 2026