<p data-end="593" data-start="92"><strong data-end="105" data-start="92">Mangupura</strong> – Transformasi digital di dunia pendidikan tidak hanya menghadirkan kemudahan dalam pemanfaatan teknologi, tetapi juga mendorong perubahan pola pikir dan budaya kerja yang lebih reflektif, kolaboratif, serta berorientasi pada peningkatan kualitas pembelajaran. Komitmen tersebut terus diperkuat oleh Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Badung melalui berbagai kegiatan pengembangan kompetensi pendidik yang melibatkan komunitas belajar dan mitra pendidikan.</p> <p data-end="1141" data-start="595">Salah satu langkah nyata diwujudkan melalui penyelenggaraan webinar bertema transformasi digital yang dilaksanakan pada Rabu, 13 Mei 2026. Kegiatan yang berlangsung dalam rangkaian program transformasi pendidikan pada periode Mei–Juni 2026 ini merupakan hasil kolaborasi antara Disdikpora Kabupaten Badung dengan Komunitas Belajar For-ED. Webinar tersebut menjadi ruang berbagi pengetahuan sekaligus memperkuat pemahaman para pendidik mengenai implementasi transformasi digital yang berdampak langsung terhadap proses belajar mengajar di sekolah.</p> <p data-end="1578" data-start="1143">Dalam kesempatan tersebut, narasumber Berliana Sihombing, S.Pd. menyampaikan bahwa transformasi digital tidak semata-mata berkaitan dengan penggunaan aplikasi atau perangkat teknologi, melainkan juga tentang membangun budaya refleksi yang berkelanjutan. Ia mengajak para peserta untuk mengubah cara pandang terhadap administrasi pembelajaran yang selama ini sering dianggap sebagai beban atau sekadar pemenuhan kewajiban administratif.</p> <p data-end="2016" data-start="1580">Melalui pendekatan baru, administrasi diarahkan menjadi sarana refleksi bulanan yang membantu guru mengevaluasi proses pembelajaran secara lebih sistematis. Dengan refleksi yang dilakukan secara konsisten, guru dapat mengidentifikasi kekuatan maupun tantangan dalam pembelajaran, memahami perkembangan peserta didik secara lebih komprehensif, serta merancang strategi pembelajaran yang semakin efektif dan berpusat pada kebutuhan murid.</p> <p data-end="2519" data-start="2018">Transformasi tersebut diharapkan mampu menciptakan siklus peningkatan mutu pendidikan yang berkelanjutan. Administrasi yang lebih efisien memberikan ruang bagi guru untuk lebih fokus pada proses pembelajaran. Hasil refleksi kemudian menjadi dasar dalam melakukan inovasi pembelajaran, yang selanjutnya diperkuat melalui kolaborasi antarpendidik dalam komunitas belajar. Sinergi tersebut pada akhirnya akan bermuara pada peningkatan kualitas pendidikan yang semakin adaptif terhadap perkembangan zaman.</p> <p data-end="2994" data-start="2521">Selain webinar, penguatan kompetensi digital juga diwujudkan melalui berbagai pelatihan, salah satunya Pelatihan Gemini Certified Educator Sesi 1 yang menghadirkan Ahmad Fikri Zulfikar dari Google for Education bersama Putu Ardi Supartawan sebagai trainer. Pelatihan ini menjadi salah satu upaya untuk membekali tenaga pendidik dengan keterampilan memanfaatkan teknologi berbasis kecerdasan buatan secara bijak, kreatif, dan produktif dalam mendukung pembelajaran di kelas.</p> <p data-end="3419" data-start="2996">Tidak berhenti pada kegiatan pelatihan, semangat kolaborasi juga terus dipelihara melalui Rapat Koordinasi Tim For-ED bersama Komunitas Majalah Langkah Baru Disdikpora Kabupaten Badung. Pertemuan tersebut menjadi wadah untuk menyusun tindak lanjut berbagai program transformasi digital sekaligus memperkuat jejaring antar komunitas belajar dalam mengembangkan praktik-praktik baik di lingkungan pendidikan Kabupaten Badung.</p> <p data-end="3908" data-start="3421">Kolaborasi yang terbangun diharapkan mampu menciptakan ekosistem pendidikan yang saling mendukung, di mana guru tidak hanya belajar secara mandiri, tetapi juga bertumbuh bersama melalui berbagi pengalaman, refleksi, dan inovasi. Dengan demikian, transformasi digital bukan lagi sekadar proses adopsi teknologi, melainkan menjadi budaya baru yang mendorong peningkatan profesionalisme pendidik serta menghadirkan pembelajaran yang lebih bermakna, kreatif, dan berpusat pada peserta didik.</p> <p data-end="4376" data-is-last-node="" data-is-only-node="" data-start="3910">Melalui komitmen yang terus dibangun bersama berbagai komunitas dan mitra pendidikan, Disdikpora Kabupaten Badung optimistis transformasi digital akan menjadi fondasi penting dalam mewujudkan pendidikan yang berkualitas, adaptif, dan relevan dengan kebutuhan abad ke-21. Masyarakat juga dapat mengikuti berbagai informasi, artikel, serta praktik baik seputar transformasi pendidikan melalui <strong data-end="4325" data-start="4301">Majalah Langkah Baru</strong> yang diterbitkan oleh Disdikpora Kabupaten Badung.<br /> <br /> Selengkapnya di : s.id/langkahbaru</p>
Transformasi Digital Dorong Budaya Refleksi dan Inovasi Pembelajaran di Kabupaten Badung
18 Jul 2026