<p data-end="688" data-start="115">Mangupura – Pemerintah Kabupaten Badung melalui Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Badung terus berkomitmen meningkatkan kualitas pendidikan anak usia dini melalui penguatan kompetensi pendidik. Komitmen tersebut diwujudkan dengan dukungan terhadap penyelenggaraan <strong data-end="533" data-start="411">Workshop Peningkatan Sumber Daya Manusia Guru dan Tenaga Kependidikan PAUD Bernuansa Hindu Kabupaten Badung Tahun 2026</strong> yang dirangkaikan dengan kegiatan <strong data-end="687" data-start="568">Penguatan Guru dan Tenaga Kependidikan dalam Penelaahan Kurikulum TK Bernuansa Hindu se-Kabupaten Badung Tahun 2026</strong>.</p> <p data-end="1015" data-start="690">Kegiatan yang diselenggarakan oleh Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia (HIMPANDU) Kabupaten Badung ini secara resmi dibuka oleh Bunda PAUD Kabupaten Badung, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa, ditandai dengan pemukulan gong di Ruang Rapat Madya Gosana, Kantor DPRD Kabupaten Badung, Minggu (5/7/2026).</p> <p data-end="1437" data-start="1017">Workshop tersebut turut dihadiri Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga Kabupaten Badung beserta jajaran, Kepala Bidang PAUD dan Pendidikan Nonformal (PNF), para koordinator wilayah pendidikan, pengawas taman kanak-kanak, kepala satuan PAUD, guru, tenaga kependidikan, narasumber, serta berbagai pemangku kepentingan yang memiliki perhatian terhadap pengembangan pendidikan anak usia dini di Kabupaten Badung.</p> <p data-end="1962" data-start="1439">Dalam sambutannya, Bunda PAUD Kabupaten Badung menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, peningkatan kompetensi guru PAUD merupakan bagian penting dari upaya pemerintah daerah dalam membangun sumber daya manusia yang unggul sejak usia dini. Penguatan kapasitas pendidik juga dinilai selaras dengan visi pembangunan Kabupaten Badung dalam menjaga dan melestarikan seni, adat, budaya Bali, serta nilai-nilai Hindu sebagai fondasi pembangunan daerah dan pendukung pariwisata yang berkualitas.</p> <p data-end="2320" data-start="1964">Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sehingga mampu memperkuat kualitas layanan pendidikan anak usia dini di Kabupaten Badung. Dengan demikian, anak-anak tidak hanya memperoleh pengalaman belajar yang menyenangkan, tetapi juga memiliki karakter yang kuat serta memahami nilai-nilai budaya dan kearifan lokal sejak dini.</p> <p data-end="2802" data-start="2322">Lebih lanjut, Bunda PAUD menekankan bahwa guru PAUD memiliki peran strategis dalam mengenalkan berbagai aspek budaya Bali kepada peserta didik. Selain menguasai metode pembelajaran yang sesuai dengan perkembangan anak, pendidik juga diharapkan memiliki kemampuan memperkenalkan seni tari, tabuh, maupun budaya lokal sebagai bagian dari proses pembelajaran yang kontekstual. Meski demikian, pengembangan tersebut harus tetap berjalan seimbang dengan capaian kurikulum yang berlaku.</p> <p data-end="3357" data-start="2804">Ia juga mengingatkan bahwa pendidikan pada jenjang PAUD seharusnya tidak berfokus pada tuntutan penguasaan kemampuan membaca, menulis, dan berhitung (calistung). Sebaliknya, proses pembelajaran perlu diarahkan pada pengembangan karakter, pembentukan sikap sosial, pengenalan lingkungan sekolah, serta stimulasi tumbuh kembang anak melalui aktivitas bermain yang edukatif dan menyenangkan. Guru diharapkan mampu menciptakan suasana belajar yang nyaman tanpa tekanan sehingga anak merasa aman dan percaya diri dalam mengikuti setiap kegiatan pembelajaran.</p> <p data-end="3822" data-start="3359">Sementara itu, Ketua Panitia, Ida Ayu Putu Dewi Utami, menjelaskan bahwa workshop ini diselenggarakan sebagai wadah penyelarasan pemahaman guru terhadap implementasi Kurikulum TK Bernuansa Hindu. Selama tiga hari pelaksanaan, peserta mendapatkan pembekalan mengenai integrasi nilai-nilai <strong data-end="3666" data-start="3647">Tri Hita Karana</strong>, <strong data-end="3684" data-start="3668">Tat Twam Asi</strong>, dan <strong data-end="3704" data-start="3690">Catur Guru</strong> ke dalam Capaian Pembelajaran (CP), Tujuan Pembelajaran (TP), hingga Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) pada satuan PAUD.</p> <p data-end="4250" data-start="3824">Selain memperdalam pemahaman terhadap kurikulum, peserta juga didampingi dalam menyusun contoh rencana pembelajaran dan modul ajar yang aplikatif sehingga dapat diterapkan secara langsung di masing-masing lembaga pendidikan. Melalui kegiatan ini diharapkan guru semakin mampu menghadirkan proses pembelajaran yang relevan dengan karakteristik peserta didik sekaligus tetap berakar pada nilai-nilai agama Hindu dan budaya Bali.</p> <p data-end="4762" data-is-last-node="" data-is-only-node="" data-start="4252">Workshop ini mendapat dukungan dari 21 lembaga PAUD Bernuansa Hindu di Kabupaten Badung yang berpartisipasi aktif dalam penyelenggaraannya. Melalui kolaborasi antara pemerintah daerah, organisasi profesi, dan satuan pendidikan, Disdikpora Kabupaten Badung berharap peningkatan kompetensi guru PAUD dapat terus berlanjut sebagai bagian dari upaya menciptakan layanan pendidikan yang berkualitas, berkarakter, serta mampu mencetak generasi Badung yang cerdas, berbudaya, dan berlandaskan nilai-nilai luhur Hindu.</p>
Disdikpora Badung Dukung Penguatan Kompetensi Guru PAUD Bernuansa Hindu melalui Workshop Kurikulum Tahun 2026
18 Jul 2026