<p data-end="534" data-start="83"><strong data-end="96" data-start="83">Mangupura</strong> – Mewujudkan lingkungan yang aman, nyaman, dan bebas dari segala bentuk kekerasan merupakan tanggung jawab bersama. Sebagai bagian dari upaya mendukung perlindungan anak, Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Badung mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berperan aktif dalam menciptakan ruang yang kondusif bagi tumbuh kembang anak melalui semangat <strong data-end="533" data-start="476">Gerakan Nasional Ruang Aman Nyaman Anak (Gernas RANA)</strong>.</p> <p data-end="884" data-start="536">Anak-anak berhak tumbuh dalam lingkungan yang memberikan rasa aman, terlindungi, serta mendukung perkembangan fisik, mental, sosial, dan emosional mereka. Oleh karena itu, diperlukan sinergi antara keluarga, sekolah, pemerintah, dan masyarakat untuk memastikan setiap anak memperoleh hak tersebut tanpa adanya ancaman kekerasan maupun diskriminasi.</p> <p data-end="1363" data-start="886">Melalui kampanye <strong data-end="927" data-start="903">#RuangAmanNyamanAnak</strong>, masyarakat diajak untuk meningkatkan kepedulian terhadap berbagai bentuk kekerasan yang dapat dialami anak. Kekerasan terhadap anak tidak hanya berupa kekerasan fisik, tetapi juga mencakup kekerasan psikis, kekerasan seksual, hingga kekerasan yang terjadi di ruang digital. Seluruh bentuk kekerasan tersebut dapat memberikan dampak jangka panjang terhadap kesehatan, perkembangan, serta masa depan anak apabila tidak segera ditangani.</p> <p data-end="1834" data-start="1365">Di era digital saat ini, perlindungan anak juga menjadi tantangan yang semakin kompleks. Selain menghadapi risiko kekerasan secara langsung, anak-anak juga rentan mengalami perundungan siber (<em data-end="1572" data-start="1557">cyberbullying</em>), eksploitasi, pelecehan, maupun berbagai bentuk kekerasan lainnya melalui media digital. Oleh karena itu, pengawasan dan pendampingan dari orang tua, pendidik, serta lingkungan sekitar menjadi faktor penting dalam menciptakan ruang digital yang aman bagi anak.</p> <p data-end="2250" data-start="1836">Sekolah memiliki peran strategis sebagai tempat belajar sekaligus ruang pembentukan karakter. Melalui lingkungan sekolah yang aman, inklusif, dan ramah anak, peserta didik dapat mengembangkan potensi secara optimal tanpa rasa takut maupun tekanan akibat kekerasan. Budaya saling menghormati, kepedulian, serta keberanian untuk melaporkan tindakan yang merugikan harus terus ditanamkan kepada seluruh warga sekolah.</p> <p data-end="2568" data-start="2252">Disdikpora Kabupaten Badung juga mengajak masyarakat agar tidak ragu melaporkan apabila melihat, mengetahui, maupun mengalami dugaan kekerasan terhadap anak. Pelaporan yang cepat akan membantu memberikan perlindungan serta penanganan yang tepat bagi korban sehingga risiko dampak yang lebih besar dapat diminimalkan.</p> <p data-end="2902" data-start="2570">Masyarakat dapat menyampaikan laporan melalui layanan <strong data-end="2636" data-start="2624">SAPA 129</strong>, sebagai saluran pengaduan yang disediakan untuk penanganan kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak. Layanan ini menjadi salah satu bentuk komitmen pemerintah dalam memberikan perlindungan, pendampingan, serta akses terhadap layanan yang dibutuhkan oleh korban.</p> <p data-end="3339" data-start="2904">Melalui Gerakan Nasional <strong data-end="2953" data-start="2929">#RuangAmanNyamanAnak</strong>, diharapkan semakin tumbuh kesadaran bersama bahwa perlindungan anak bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi merupakan kewajiban seluruh lapisan masyarakat. Setiap tindakan kecil, mulai dari menciptakan lingkungan yang positif, mendengarkan suara anak, hingga berani melaporkan tindakan kekerasan, merupakan langkah nyata dalam menjaga masa depan generasi penerus bangsa.</p> <p data-end="3843" data-is-last-node="" data-is-only-node="" data-start="3341">Disdikpora Kabupaten Badung mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menciptakan lingkungan belajar, lingkungan keluarga, ruang bermain, hingga ruang digital yang aman, nyaman, dan bebas dari segala bentuk kekerasan. Dengan kolaborasi yang kuat antara pemerintah, sekolah, orang tua, dan masyarakat, diharapkan setiap anak di Kabupaten Badung dapat tumbuh menjadi pribadi yang sehat, bahagia, berkarakter, dan mampu mengembangkan potensinya secara optimal demi mewujudkan generasi emas Indonesia.</p>
Disdikpora Badung Ajak Masyarakat Wujudkan Ruang Aman dan Nyaman bagi Anak
26 Jul 2026