<p><strong>BADUNG</strong> – Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olah Raga Kabupaten Badung terus mendorong percepatan sinkronisasi Data Pokok Pendidikan (Dapodik) pada seluruh satuan pendidikan. Berdasarkan data per <strong>12 Agustus 2026</strong>, progres sinkronisasi pada jenjang <strong>PAUD, PKBM, SD, dan SMP</strong> di Kabupaten Badung terus menunjukkan perkembangan menuju target <strong>100 persen sebelum akhir Agustus 2026</strong>.</p> <p>Berdasarkan pemantauan per kecamatan, <strong>Kecamatan Petang</strong> menjadi wilayah pertama yang telah mencapai <strong>100 persen sinkronisasi</strong>. Dari total 47 sekolah, seluruh satuan pendidikan telah menyelesaikan proses sinkronisasi dan tidak terdapat sekolah yang masih tercatat belum melakukan sinkronisasi.</p> <p>Selanjutnya, <strong>Kecamatan Abiansemal</strong> mencatat progres <strong>90,8 persen</strong> dari total 120 sekolah, dengan 11 sekolah yang masih perlu menyelesaikan proses sinkronisasi. <strong>Kecamatan Kuta Utara</strong> berada pada capaian <strong>85,3 persen</strong> dari 163 sekolah, dengan 24 sekolah yang belum melakukan sinkronisasi.</p> <p>Sementara itu, <strong>Kecamatan Mengwi</strong> telah mencapai progres <strong>84,4 persen</strong> dari total 147 sekolah. Masih terdapat 23 sekolah yang perlu menuntaskan proses sinkronisasi. <strong>Kecamatan Kuta</strong> mencatat capaian <strong>83,9 persen</strong> dari 62 sekolah, dengan 10 sekolah yang belum melakukan sinkronisasi.</p> <p>Adapun <strong>Kecamatan Kuta Selatan</strong> mencatat progres <strong>80 persen</strong> dari total 170 sekolah. Dengan demikian, masih terdapat 34 sekolah yang perlu segera menyelesaikan proses sinkronisasi untuk mencapai target 100 persen.</p> <p>Capaian tersebut menjadi gambaran perkembangan sinkronisasi Dapodik di masing-masing wilayah sekaligus menjadi bahan evaluasi untuk mendorong percepatan pada satuan pendidikan yang masih belum melakukan sinkronisasi. Disdikpora Kabupaten Badung mengapresiasi satuan pendidikan yang telah menyelesaikan proses tersebut dan mengajak seluruh satuan pendidikan lainnya untuk segera menuntaskan kewajibannya.</p> <p>Sinkronisasi Dapodik tidak hanya berorientasi pada pencapaian angka 100 persen. Lebih dari itu, proses ini penting untuk memastikan data pendidikan yang tersimpan dalam sistem merupakan data yang <strong>lengkap, akurat, mutakhir, dan sesuai dengan kondisi sebenarnya</strong>.</p> <p>Karena itu, satuan pendidikan diimbau untuk melakukan pemeriksaan kembali terhadap berbagai komponen data sebelum melakukan sinkronisasi. Data peserta didik, guru, rombongan belajar, serta data pendukung lainnya perlu dipastikan telah sesuai dan tidak terdapat informasi yang masih bermasalah.</p> <p>Disdikpora Kabupaten Badung menargetkan seluruh kecamatan dapat mencapai <strong>100 persen sinkronisasi sebelum akhir Agustus 2026</strong>. Kecamatan Petang yang telah mencapai target diharapkan menjadi motivasi bagi wilayah lainnya untuk terus meningkatkan capaian.</p> <p>Percepatan ini membutuhkan kerja sama seluruh pihak, khususnya kepala satuan pendidikan dan operator Dapodik. Apabila masih terdapat kendala dalam proses pemutakhiran maupun sinkronisasi, satuan pendidikan diharapkan segera melakukan koordinasi agar dapat ditindaklanjuti.</p> <p>Dengan semakin baiknya kualitas data Dapodik, perencanaan dan pelaksanaan berbagai program pendidikan di Kabupaten Badung diharapkan dapat dilakukan secara lebih tepat dan sesuai dengan kebutuhan di lapangan.</p> <p>Mari bersama-sama menuntaskan sinkronisasi Dapodik dan mewujudkan <strong>100 persen satuan pendidikan tersinkronisasi sebelum akhir Agustus 2026</strong>.</p> <p><strong>Data akurat, sinkronisasi tuntas, pendidikan Badung semakin berkualitas.</strong></p>
Progres Sinkronisasi Dapodik Badung Terus Didorong, Petang Capai 100 Persen
12 Aug 2026