<p>Perkembangan teknologi informasi dan media sosial memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam memperoleh dan membagikan informasi. Namun, di tengah derasnya arus informasi tersebut, masyarakat juga perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap berita bohong atau hoaks yang dapat menimbulkan keresahan dan kesalahpahaman.</p> <p>Melalui kampanye edukasi <strong>#InfoRabu</strong>, Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Badung mengajak seluruh masyarakat, khususnya warga Badung, untuk menjadi pengguna ruang digital yang cerdas, kritis, dan bijak. Prinsip sederhana yang perlu terus diterapkan adalah <strong>“Saring sebelum sharing!”</strong></p> <p>Pemerintah Kabupaten Badung telah menyediakan <strong>portal resmi penangkalan hoaks</strong> yang dapat dimanfaatkan masyarakat untuk memeriksa berbagai informasi yang beredar. Portal tersebut dapat diakses melalui <strong>infohoax.badungkab.go.id</strong>. Kehadiran portal ini menjadi salah satu upaya untuk membantu masyarakat memperoleh klarifikasi, informasi faktual, serta verifikasi terhadap isu atau klaim yang beredar di ruang digital.</p> <p>Untuk mengantisipasi penyebaran hoaks, terdapat <strong>tiga langkah cerdas</strong> yang dapat dilakukan masyarakat.</p> <p><strong>Pertama, cek sumber berita.</strong> Pastikan informasi berasal dari sumber yang dapat dipercaya, seperti domain resmi pemerintah <strong>.go.id</strong> atau media yang telah terverifikasi. Masyarakat juga perlu berhati-hati terhadap pesan berantai yang tidak mencantumkan sumber informasi secara jelas.</p> <p><strong>Kedua, waspada terhadap judul provokatif.</strong> Berita bohong sering kali menggunakan judul yang sensasional, berlebihan, dan sengaja dibuat untuk memancing emosi pembaca. Karena itu, jangan terburu-buru mengambil kesimpulan hanya berdasarkan judul. Baca keseluruhan informasi dan periksa konteksnya sebelum mempercayai maupun membagikannya.</p> <p><strong>Ketiga, lakukan verifikasi melalui portal resmi.</strong> Apabila menemukan informasi yang diragukan kebenarannya, masyarakat dapat memanfaatkan fasilitas pencarian pada <strong>infohoax.badungkab.go.id</strong> untuk mengetahui apakah isu tersebut telah mendapatkan klarifikasi atau verifikasi.</p> <p>Portal Anti-Hoaks Pemerintah Kabupaten Badung menyediakan informasi mengenai berbagai isu negatif, klaim palsu, maupun potensi penipuan digital yang beredar di masyarakat. Sejumlah contoh isu yang ditampilkan antara lain klaim mengenai bendera Merah Putih robek di Monas menjelang HUT ke-81 RI, informasi rumah usaha dengan DP Rp750 ribu tanpa BI Checking, klaim mengenai dokumen BPOM dan vaksin polio, undian berhadiah BNI, hingga informasi mengenai kategori masyarakat berdasarkan DTSEN BPS.</p> <p>Berbagai contoh tersebut menunjukkan bahwa hoaks dapat muncul dalam beragam bentuk dan mengangkat berbagai isu yang dekat dengan kehidupan masyarakat. Oleh karena itu, kemampuan melakukan verifikasi informasi menjadi bagian penting dari <strong>literasi digital</strong>.</p> <p>Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Badung mengajak masyarakat untuk tidak menjadi bagian dari rantai penyebaran informasi palsu. Sebelum menekan tombol <em>share</em>, luangkan waktu untuk membaca, memeriksa sumber, membandingkan informasi, dan memastikan kebenarannya.</p> <p>Mari bersama-sama membangun ruang digital yang sehat dengan menjadi warga digital yang <strong>cerdas, kritis, dan bertanggung jawab</strong>. Jangan biarkan informasi palsu merugikan diri sendiri maupun orang lain.</p> <p><strong>Saring sebelum sharing. Cek faktanya, pastikan sumbernya, dan bagikan informasi yang benar.</strong></p> <p><strong>Portal Anti-Hoaks Pemkab Badung:</strong><br /> <a href="https://infohoax.badungkab.go.id/?utm_source=chatgpt.com">infohoax.badungkab.go.id</a></p> <p><strong>Website Disdikpora Kabupaten Badung:</strong><br /> <a href="https://disdikpora.badungkab.go.id/?utm_source=chatgpt.com">disdikpora.badungkab.go.id</a></p>
Saring Sebelum Sharing, Kenali dan Cegah Hoaks Bersama
24 Aug 2026