<p><strong>Badung</strong> – Peningkatan kompetensi guru menjadi salah satu langkah penting dalam mewujudkan layanan pendidikan yang berkualitas. Tidak hanya melalui pembelajaran di dalam kelas, pengembangan kapasitas pendidik juga perlu dilakukan melalui pelatihan yang memberikan pengalaman, pengetahuan, serta keterampilan yang dapat diterapkan secara langsung di satuan pendidikan.</p> <p>Hal tersebut dirasakan oleh <strong>Luh Putu Manik Wulan</strong>, guru dari <strong>SDN 1 Tanjung Benoa</strong>, yang mengikuti <em>English Language Upgrading Programme</em> di <strong>IALF Bali</strong> yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Badung.</p> <p>Selama delapan minggu mengikuti program tersebut, Manik tidak hanya mendapatkan kesempatan untuk meningkatkan kemampuan berbahasa Inggris, tetapi juga memperoleh pengalaman belajar yang menyenangkan serta berbagai metode pembelajaran yang dapat diterapkan kembali di sekolah.</p> <p>“Pengalaman saya selama belajar di IALF Bali ini sangat menyenangkan, <em>enjoy, have fun</em>,” ungkap Manik. Menurutnya, suasana belajar semakin mendukung karena didukung fasilitas yang lengkap, mulai dari ruang kelas, perpustakaan yang dilengkapi komputer, hingga fasilitas kesehatan berupa klinik dan tenaga dokter.</p> <p>Selain fasilitas, suasana pembelajaran yang dibangun oleh para pengajar juga menjadi pengalaman berharga bagi Manik. Ia mengaku bersyukur mendapatkan pengajar yang sangat baik, ceria, dan ramah. Kondisi tersebut membuat proses belajar selama mengikuti pelatihan terasa lebih nyaman dan menyenangkan.</p> <p>Program tersebut juga memberikan perubahan yang cukup signifikan terhadap kemampuan bahasa Inggris yang dimilikinya. Sebelum mengikuti pelatihan, Manik mengaku hanya mengetahui beberapa kosakata bahasa Inggris dan masih mengalami kesulitan dalam menyusun kalimat maupun memahami tata bahasa.</p> <p>Setelah mengikuti pembelajaran secara intensif, ia mulai memahami bahwa bahasa Inggris memiliki struktur dan tata bahasa yang sistematis. Pemahaman tersebut membuatnya semakin percaya diri dalam menggunakan bahasa Inggris, termasuk dalam menyusun kalimat hingga paragraf.</p> <p>“Awalnya saya dulu tidak bisa membuat kalimat, sekarang sudah lumayan bisa membuat paragraf,” ujarnya.</p> <p>Yang lebih penting, pengetahuan dan pengalaman yang diperoleh selama pelatihan tidak berhenti di ruang kelas IALF Bali. Manik mulai menerapkannya dalam proses pembelajaran di SDN 1 Tanjung Benoa. Salah satu pendekatan yang diterapkan adalah pembelajaran bahasa Inggris melalui permainan atau <em>games</em>.</p> <p>Menurutnya, metode tersebut membuat peserta didik lebih antusias mengikuti pembelajaran. Anak-anak dapat belajar dalam suasana yang menyenangkan tanpa merasa terbebani. Melalui permainan, peserta didik secara tidak langsung tetap memperoleh kosakata dan pemahaman bahasa Inggris.</p> <p>“Anak-anak <em>excited</em>. Mereka bermain, tetapi secara tidak langsung mereka belajar. Jadi anak-anak tidak bosan dan tidak mengantuk,” jelasnya.</p> <p>Manik juga menilai kemampuan bahasa Inggris semakin penting bagi guru sekolah dasar, terlebih dengan semakin berkembangnya kebutuhan pembelajaran bahasa Inggris pada jenjang pendidikan dasar. Karena itu, ia mengajak para guru untuk terus meningkatkan kompetensi dan tidak ragu mempelajari bahasa Inggris.</p> <p>Pengalaman Manik menjadi gambaran bahwa program peningkatan kapasitas guru dapat memberikan dampak yang lebih luas ketika pengetahuan yang diperoleh dibawa kembali ke sekolah dan diterapkan dalam pembelajaran.</p> <p>Melalui peningkatan kompetensi pendidik secara berkelanjutan, Disdikpora Kabupaten Badung terus mendorong lahirnya guru-guru yang adaptif, percaya diri, kreatif, dan mampu menghadirkan pembelajaran yang relevan serta menyenangkan bagi peserta didik.</p> <p>Delapan minggu pembelajaran di IALF Bali pun tidak berhenti ketika program berakhir. Pengalaman tersebut menjadi bekal baru bagi Manik untuk terus berkembang sekaligus memberikan dampak positif bagi anak-anak di kelasnya.</p>
Delapan Minggu Belajar di IALF Bali, Guru SDN 1 Tanjung Benoa Bawa Pengalaman Baru ke Kelas
06 Oct 2026