<p><strong>Mangupura —</strong> Penguatan kompetensi Bahasa Inggris bagi guru dan peserta didik terus dikembangkan melalui kegiatan yang memberikan ruang untuk belajar, berkreasi, sekaligus menguji kemampuan. Salah satunya melalui <strong>Abiansemal English Proficiency Competition (Abiansemal Epic II) Tahun 2026</strong> yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Badung bersama Kelompok Kerja Guru (KKG) Bahasa Inggris Kecamatan Abiansemal.</p> <p>Kegiatan yang berlangsung di <strong>SMPN 3 Abiansemal</strong> tersebut menjadi wadah bagi guru dan siswa sekolah dasar di Kecamatan Abiansemal untuk mengembangkan kemampuan Bahasa Inggris sekaligus memperoleh pengalaman berkompetisi dalam suasana edukatif. Kompetisi ini juga menjadi ruang untuk mengenali potensi dan bakat peserta dalam penggunaan Bahasa Inggris.</p> <p>Ketua Panitia Abiansemal Epic II 2026, <strong>I Gusti Ngurah Edy Suwastrawan</strong>, menjelaskan bahwa penyelenggaraan kegiatan turut merespons perkembangan kebijakan pendidikan yang berkaitan dengan penguatan pembelajaran Bahasa Inggris pada jenjang sekolah dasar. Berdasarkan kebijakan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, pembelajaran Bahasa Inggris direncanakan menjadi mata pelajaran wajib di SD mulai kelas III hingga kelas VI pada tahun ajaran 2027/2028.</p> <p>Kondisi tersebut menjadi salah satu alasan penting untuk mempersiapkan guru dan peserta didik agar semakin percaya diri dalam menggunakan Bahasa Inggris. Melalui kompetisi, kemampuan yang diperoleh dalam proses pembelajaran dapat diuji secara langsung sekaligus menjadi pengalaman untuk meningkatkan motivasi belajar.</p> <p>Pelaksanaan Abiansemal Epic II juga memiliki keterkaitan dengan upaya pengembangan kemampuan Bahasa Inggris melalui program <strong>Sabta Adhikriya</strong>, termasuk bimbingan belajar Bahasa Inggris yang menjangkau lingkungan banjar. Berbagai ruang pembelajaran tersebut diharapkan dapat memperluas kesempatan anak-anak untuk memperoleh pengalaman belajar Bahasa Inggris di luar kegiatan pembelajaran reguler di sekolah.</p> <p>Pada penyelenggaraan tahun 2026, Abiansemal Epic II menghadirkan beberapa kategori kompetisi. Cabang <strong>written test</strong> diikuti oleh <strong>64 siswa dan 64 guru</strong>, sedangkan kategori <strong>storytelling</strong> diikuti oleh <strong>16 siswa</strong> yang merupakan perwakilan dari sekolah dasar di wilayah Abiansemal.</p> <p>Keberadaan berbagai kategori tersebut memberikan kesempatan kepada peserta untuk menunjukkan kemampuan dari sisi yang berbeda. Written test menguji pemahaman dan penguasaan materi Bahasa Inggris, sementara storytelling memberikan ruang bagi siswa untuk mengembangkan kemampuan berbicara, pengucapan, ekspresi, serta keberanian tampil di hadapan publik.</p> <p>Dalam pelaksanaannya, kompetisi turut melibatkan pihak yang memiliki kompetensi di bidang Bahasa Inggris sebagai bagian dari tim penilai. Kehadiran juri dari <strong>English Hive</strong> menjadi salah satu dukungan dalam memastikan proses penilaian berjalan dengan perspektif yang relevan terhadap kemampuan peserta.</p> <p>Bagi peserta, kegiatan ini tidak semata-mata diarahkan untuk memperoleh prestasi. Abiansemal Epic II juga menjadi pengalaman pembelajaran yang dapat membantu meningkatkan kepercayaan diri, kemampuan berkomunikasi, kreativitas, serta keberanian untuk tampil dan menyampaikan gagasan menggunakan Bahasa Inggris.</p> <p>Bagi para guru, kegiatan tersebut menjadi kesempatan untuk mengembangkan kompetensi sekaligus memperoleh inspirasi baru dalam pembelajaran. Interaksi dan pengalaman selama kompetisi dapat menjadi bahan refleksi untuk menghadirkan proses pembelajaran Bahasa Inggris yang lebih menarik, aktif, dan sesuai dengan kebutuhan peserta didik.</p> <p>Penguatan Bahasa Inggris sejak usia sekolah dasar juga diharapkan menjadi salah satu bekal bagi generasi muda Badung dalam menghadapi perkembangan dunia yang semakin terbuka. Kemampuan berbahasa asing dapat membantu peserta didik mengakses informasi lebih luas dan membangun komunikasi lintas budaya.</p> <p>Meski demikian, peningkatan kemampuan Bahasa Inggris tetap perlu berjalan beriringan dengan penguatan karakter dan identitas budaya lokal. Peserta didik diharapkan mampu memiliki wawasan global tanpa meninggalkan nilai-nilai budaya dan kearifan lokal yang menjadi bagian penting dari kehidupan masyarakat Bali.</p> <p>Melalui Abiansemal Epic II 2026, Disdikpora Badung bersama KKG Bahasa Inggris Kecamatan Abiansemal terus membuka ruang bagi guru dan siswa untuk berkembang. Semangat berkompetisi diharapkan menjadi awal bagi peserta untuk terus belajar, meningkatkan kemampuan, dan berani mengambil kesempatan untuk meraih prestasi yang lebih tinggi.</p> <p>Kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari upaya membangun ekosistem pembelajaran Bahasa Inggris yang semakin aktif dan berkelanjutan di Kabupaten Badung, dengan melibatkan sekolah, guru, peserta didik, komunitas, serta berbagai pihak yang memiliki kepedulian terhadap pengembangan pendidikan.</p>
Abiansemal Epic II 2026, Asah Kompetensi Bahasa Inggris Guru dan Siswa Sekolah Dasar
06 Oct 2026