<p><strong>Mangupura</strong> – Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Badung resmi menutup Pelatihan <em>English Language Upgrading Course</em> (ELU) dan <em>Certificate in Communicative English Language Teaching</em> (C-CELT) bagi guru sekolah dasar (SD) Kabupaten Badung Tahun 2026. Kegiatan penutupan berlangsung di Auditorium Garden Wing Lantai 2, IALF Bali, pada Sabtu (10/10/2026), sebagai penanda berakhirnya rangkaian pelatihan peningkatan kompetensi bahasa Inggris dan keterampilan mengajar bagi para guru.</p> <p>Acara penutupan dihadiri Kepala Seksi Pendidik dan Tenaga Kependidikan Jenjang SD Disdikpora Kabupaten Badung, Ida Ayu Putu Puspita Dewi, S.Ag., M.Pd., yang hadir mewakili Kepala Disdikpora Kabupaten Badung. Pelatihan ini merupakan hasil kolaborasi Pemerintah Kabupaten Badung melalui Disdikpora dengan IALF Bali, dengan pendanaan bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Badung Tahun Anggaran 2026.</p> <p>Program tersebut menjadi salah satu langkah strategis Pemerintah Kabupaten Badung dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di bidang pendidikan, khususnya kompetensi guru dalam penguasaan bahasa Inggris dan penerapan metode pembelajaran yang komunikatif. Sebagai program perintis, pelatihan ini dirancang untuk membekali guru dengan kemampuan bahasa sekaligus pendekatan pedagogis yang sesuai dengan kebutuhan pembelajaran di sekolah dasar.</p> <p>Sebanyak 100 guru SD dari berbagai sekolah di Kabupaten Badung mengikuti pelatihan selama sembilan minggu. Rangkaian kegiatan diawali dengan program ELU selama delapan minggu yang berfokus pada peningkatan kemampuan berbahasa Inggris, meliputi pengembangan keterampilan menyimak, berbicara, membaca, dan menulis. Selanjutnya, peserta mengikuti program C-CELT selama satu minggu untuk memperdalam keterampilan mengajar bahasa Inggris secara komunikatif, interaktif, dan berpusat pada peserta didik.</p> <p>Melalui perpaduan kedua program tersebut, para guru tidak hanya memperoleh penguatan kemampuan berbahasa Inggris, tetapi juga didorong untuk mengembangkan strategi pembelajaran yang lebih kreatif dan efektif. Pendekatan pembelajaran yang komunikatif diharapkan mampu menciptakan suasana kelas yang aktif, menyenangkan, serta memberikan kesempatan lebih luas kepada peserta didik untuk berpartisipasi dan membangun kepercayaan diri dalam menggunakan bahasa Inggris.</p> <p>Peningkatan kompetensi guru menjadi bagian penting dalam mempersiapkan peserta didik menghadapi perkembangan zaman dan tantangan global. Kemampuan berkomunikasi dalam bahasa Inggris dapat menjadi salah satu bekal bagi generasi muda untuk memperluas wawasan, mengakses informasi, serta meningkatkan daya saing di tingkat nasional maupun internasional.</p> <p>Sejalan dengan hal tersebut, para peserta diharapkan dapat menerapkan pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh selama pelatihan dalam proses pembelajaran di sekolah masing-masing. Selain itu, guru juga diharapkan membagikan pengalaman dan praktik baik kepada rekan sejawat sehingga manfaat program dapat menjangkau lebih banyak pendidik dan peserta didik di Kabupaten Badung.</p> <p>Sebagai program perintis, pelatihan ELU dan C-CELT diharapkan menjadi landasan bagi pengembangan program peningkatan kapasitas guru secara berkelanjutan. Kolaborasi antara Disdikpora Kabupaten Badung dan IALF Bali ini sekaligus menegaskan komitmen dalam mendorong transformasi pembelajaran yang adaptif terhadap kebutuhan masa depan.</p> <p>Melalui penguatan kompetensi pendidik, Pemerintah Kabupaten Badung berharap dapat mendukung terwujudnya generasi muda yang cakap berkomunikasi, berdaya saing global, serta tetap berpegang teguh pada nilai-nilai budaya dan kearifan lokal Bali. Dengan demikian, peningkatan kualitas pendidikan dapat berjalan selaras dengan upaya membangun sumber daya manusia Badung yang unggul, berkarakter, dan siap menghadapi perkembangan dunia.</p>
Disdikpora Badung Tutup Pelatihan ELU dan C-CELT bagi 100 Guru SD
11 Oct 2026